Kota Bandung, BriliaNews.com – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat Darwisman bersama Presiden Gerakan Disabilitas Dan Lanjut Usia (DILANS), Farhan Helmy, Teman Tuli, Angel dan Perwakilan Tuna Daksa dan Lansia melakukan kunjungan ke KCU Bank Bjb, salah satu kantor layanan perbankan di Bandung yang menyediakan layanan perbankan untuk disabilitas.
Kunjungan tersebut untuk meninjau kesiapan fasilitas dan layanan inklusif bagi nasabah disabilitas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program DIA KITA (Disabilitas Berdaya, Keuangan Inklusif Tercipta), guna memastikan akses keuangan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Peninjauan dimulai dari sarana dan prasarana mulai dari pintu masuk, penggunaan bahasa isyarat saat pelayanan, hingga fasilitas toilet yang sudah ramah disabilitas.
Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman menuturkan, literasi dan inklusi keuangan harus berjalan beriringan dengan layanan yang ramah disabilitas.
Ia menegaskan, program DIA KITA bukan hanya memberikan edukasi, tetapi juga memastikan lembaga jasa keuangan menyediakan sarana, prasarana, dan sikap layanan yang adil serta berkelanjutan.
“Dengan simulasi ini, kami ingin memastikan bahwa akses keuangan benar-benar inklusif dan mendukung kemandirian ekonomi komunitas disabilitas,” ujarnya, baru-baru ini.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini, OJK Jawa Barat menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif melalui program DIA KITA, sehingga penyandang disabilitas tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga berdaya sebagai bagian dari pembangunan ekonomi Indonesia.
Sementara itu Farhan Helmy selaku perwakilan komunitas disabilitas, mengapresiasi simulasi
layanan inklusif bagi nasabah disabilitas.
Ia mengaku merasa dihargai karena dilibatkan langsung dalam simulasi layanan. Kehadiran program DIA KITA membuktikan bahwa penyandang disabilitas bukan sekadar penerima manfaat, tetapi bagian penting dari ekosistem keuangan.
“Dengan akses yang inklusif, kami lebih percaya diri untuk mandiri secara ekonomi dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
(Adi)






