Hijaukan Kampus, 13.860 Mahasiswa Baru UPI Sumbangkan Pohon pada MOKAKU 2026

Kota Bandung, BriliaNews.com – Mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menyumbangkan tanaman untuk menghijaukan lingkungan kampus pada kegiatan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) 2026.

Rektor UPI Prof. Didi Sukyadi mengatakan, setiap mahasiswa baru, yang tahun ini berjumlah 13.860 mahasiswa, diminta menyumbangkan 1 pohon setiap orang untuk penghijauan di area kampus.

“Saat ini telah terkumpul sekitar 13 ribuan bibit pohon tanaman keras, yang disimpan di sekitar area asrama. Bibit ini akan dipelihara, dan kemudian ditanam pada musim hujan,” ungkap Prof. Didi, Rabu (19/8/2026).

Prof. Didi mengatakan, ini adalah tahun ketiga program penanaman dilakukan, dengan jumlah pohon terkumpul paling banyak.
Ménurutnya, di area kampus masih terdapat lahan-lahan yang perlu ditanami pohon. Ada juga area yang pohonnya mati dan perlu diganti.

Baca Juga  Jelang Idul Fitri 2024, Sarana dan Prasarana Transportasi di Jabar Siap Layani Para Pemudik

Selain bisa menghasilkan oksigen, area pepohonan ini bisa digunakan sebagai sarana bagi mahasiswa. Tidak hanya itu, tanaman yang berbuah dan maupun tidak berbuah, bisa menjadi area tumbuhnya fauna seperti burung.

Bila di area kampus sudah cukup ditanami, nanti para mahasiswa yang akan berkegiatan pengabdian di masyarakat, bisa melakukan kegiatan bakti sosial dalam bentuk penanaman pohon.

“Atau kalau ada permintaan misalnya dari Pemerintah Kota Bandung atau dari yang lain yang membutuhkan bibit pohon, bisa kita distribusikan,” tutur Prof. Didi.

Baca Juga  Wagub Jabar Uu Ruzhanul Sebut Bazar Ramadan Mampu Tekan Harga Sembako Jelang Idul Fitri

Lebih lanjut Ia mengungkapkan, pada program penanaman pohon ini, pihaknya menggunakan pupuk produksi FPOK, hasil dari composting.

Pupuk tersebut sudah diuji coba dan hasilnya bagus
“Mudah-mudahan pupuk kita ini bisa membuat tanaman lebih subur dan bisa dikomersilkan untuk dijual kepada masyarakat yang membutuhkan,” ucap Rektor.

Selain itu UPI juga memiliki lahan di Bumi Sariwangi dan ditanami pohon. Dilahan milik UPI ini juga dilakukan riset tentang pupuk. “Jadi, tidak hanya di FPOK, kita juga melakukan riset pupuk di lahan UPI yang ada Bumi Sariwangi,” pungkasnya.

(Adi)