Surabaya, BriliaNews.com – Total jumlah penumpang yang hilang setelah kapal ferry KM Mutiara Sentosa II terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026), masih belum diketahui.
Dikutip dari Associated Press, berdasarkan manifes kapal, ferry tersebut mengangkut 232 penumpang dan 39 kru kapal saat kebakaran terjadi antara pukul 6.00 atau 7.00 pagi.
Selain penumpang, kapal ferry ini juga mengangkut 180 kendaraan, yang kebanyakan truk dan eskavator.
Sementara jumlah penumpang yang di evakuasi telah mencapai 229 orang dan 5 orang lagi ditemukan meninggal.
Namun demikian, pada Senin pagi diketahui penumpang yang menaiki kapal ferry tersebut melebihi angka manifes kapal.
Kepala SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan, perbedaan jumlah penumpang yang benar-benar naik dan angka pada manifes kapal, seringkali berbeda akibat banyaknya penumpang yang ingin naik.
“Tentu hal ini akan menyulitkan evakuasi dan pencarian korban. Oleh karena itu pihaknya mengandalkan keluarga korban dan penumpang yang selamat untuk menentukan jumlah korban hilang,” tegasnya.
Penyebab kebakaran kapal ferry yang berlayar dari Surabaya, Jawa Timur menuju Makasar, Sulawesi Selatan ini masih belum diketahui.
Namun berdasarkan keterangan korban yang telah dievakuasi, api berasal dari truk di dek kendaraan bawah.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau langsung proses evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II yang terbakar tersebut.
“Kami memastikan proses evakuasi dilakukan secara optimal dan berjalan lancar, sehingga seluruh penumpang dan awak kapal dapat ditemukan serta mendapat penanganan lebih lanjut dari petugas,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, proses evakuasi penumpang dan awak kapal, dipimpin oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
“Seluruh korban yang berhasil ditemukan rencananya akan dievakuasi dan dibawa ke Surabaya untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Menhub menegaskan, pihaknya terus memantau secara langsung perkembangan penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II.
Pihaknya juga tengah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait yang terlibat dalam operasi penyelamatan.
“Kami memastikan seluruh sumber daya yang diperlukan telah dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi, pencarian, penyelamatan, serta penanganan para korban,” ucap Menhub.
(Adi)






