11.450 Mahasiswa UPI Tahun Akademik 2021/ 2022 Ikuti Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum

11.450 Mahasiswa UPI Tahun Akademik 2021 2022 Ikuti Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum
11.450 Mahasiswa UPI Tahun Akademik 2021 2022 Ikuti Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum

Bandung, Brilianews.com – Sebanyak 11.450 mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dari berbagai jalur penerimaan pada jenjang pendidikan Sarjana, Diploma, Magister dan Doktor Tahun Akademik 2021/2022, mengikuti Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) secara daring selama 3 hari mulai 26 sampai 28 Agustus 2021.

MOKAKU merupakan rangkaian kegiatan awal bagi mahasiswa baru, untuk mengenal lingkungan akademik dan kemahasiswaan di UPI.

“Walaupun dalam suasana pandemi Covid-19, peminat ke UPI tidak pernah menurun bahkan ada kecenderungan terus meningkat, ” kata Rektor UPI Prof. Dr. H. M. Solehuddin kepada wartawan usai membuka MOKAKU UPI tahun 2021 di gedung Achmad Sanusi kampus Bumi Siliwangi jalan Setiabudhi kota Bandung, Kamis
(26/8/2021).

Rektor menyebutkan tahun 2021 ini UPI menerima 11.450 mahasiswa baru dari jalur SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Masuk UPI, Jalur Prestasi Istimewa dan Seleksi Masuk Sekolah Pasca Sarjana. Sedangkan total jumlah pendaftar masuk UPI, sebanyak 89.173 orang.

“Ada 10 prodi jenjang sarjana yang paling diminati tahun ini, diantaranya manajemen, ilmu komunikasi, psikologi, gizi dan ilmu komputer, ” ujarnya.

Ketika disinggung perkuliahan secara tatap muka, Rektor menyatakan UPI siap melakukan perkuliahan baik secara daring maupun luring.

Baca Juga  SBCC 2025, UPI Dorong Solusi Pendinginan Kota dan Hunian Rendah Emisi Hadapi Perubahan Iklim

“Namun itu sepenuhnya tergantung pada ijin Tim Satgas Covid-19. Kalau diijinkan, kita laksanakan tapi kalau belum (diijinkan) kita menyesuaikan diri, ” ucapnya.

11.450 Mahasiswa UPI Tahun Akademik 2021 2022 Ikuti Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum

Menurut Rektor, seiring dengan upaya meningkatkan jumlah mahasiswa dan masyarakat yang divaksinasi, heard immunity atau kekebalan kelompok akan segera tercapai.

“Sehingga kita punya keleluasaan untuk melaksanakan pembelajaran luring (luar jaringan) atau minimal blanded learning dan tidak sepenuhnya daring (dalam jaringan) , ” tuturnya.

Blended Learning adalah metode belajar dimana proses belajar tatap kelas berpadu dengan proses e-learning secara harmonis.

Rektor menandaskan, teknologi memiliki keunggulan dan kelemahan. Dari sisi masifnya, dengan teknologi dalam satu saat bisa melayani banyak pihak, tapi dari sisi kedalaman interaksi ada aspek komunikasi yang tidak sepenuhnya bisa dilaksanakan.

“Kalau daring ada keterbatasan. Harapan saya, minimal blanded learning. Mudah-mudahan
pada awal September dimulainya perkuliahan, ada dukungan dari pemerintah untuk melaksanakan blanded, ” pungkasnya.

Pada pembukaan MOKAKU UPI 2021,
Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyampaikan arahan secara virtual.

Ia mengingatkan menjadi mahasiswa berarti memiliki kemerdekaan lebih luas, untuk menentukan arah masa depan.

Karena itu, Kemendikbudristek memberikan hak pada semua mahasiswa diseluruh Indonesia, untuk belajar diluar prodi atau diluar kampusnya selama 3 semester.

Baca Juga  Wagub Jabar Dorong Kerja Layak, Pertumbuhan Inklusif, dan Ekonomi Berkelanjutan

“Mahasiswa bisa memanfaatkan waktu tersebut, untuk mengikuti program Kampus Merdeka,” kata Mendikbudristek.

Nadiem menyebutkan program-program Kampus Merdeka, antara lain magang di perusahaan atau organisasi sosial, melakukan studi independen, membangun desa, melakukan riset, mengerjakan proyek kemanusiaan, merancang dan merintis wira usaha, melakukan pertukaran mahasiswa di dalam dan di luar negeri, atau mengajar di SD atau SMP di program kampus mengajar.

Semua program ini tambah Nadiem dirancang untuk memberi ruang pada mahasiswa dengan keragaman minat dan ketertarikannya, guna mendapatkan pengalaman yang tidak tertulis pada buku teks atau bisa diajarkan dalam kelas.

“Keunggulan dari program Kampus Merdeka, adalah mahasiswa tidak perlu mengorbankan masa studinya, ” tegas Nadiem.

MOKAKU UPI 2021 diselenggarakan secara daring dan live di TVUPI (http://tv.upi.edu/) serta melalui melalui Zoom Meeting dan Channel YouTube TVUPI DigitalDigital.

Sejumlah tokoh nasional akan menyampaikan kuliah umum pada kegiatan tersebut, diantaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Sandiaga Salahuddin Uno, Ketua Majelis Dewan Guru Besar PTN-BH Periode 2020-2021 Prof. Dr. Karim Suryadi M.Si.
dan Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd, Duta Besar Indonesia untuk Uzbekistan merangkap Kirgizstan. (Ida)