Jelang Masa Angkutan Lebaran 2023, Gubernur Jabar Pantau Kesiapan Tol Cisumdawu

Kota Bandung, BriliaNews.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu), dari Cileunyi hingga Kertajati akan beroperasi pada arus mudik lebaran 2023.

Walaupun hanya satu jalur ke arah timur yang bisa difungsikan, menurutnya tol tersebut sudah siap digunakan.

“Warga Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan), bisa mudik lewat Tol Cisumdawu tidak lewat tol Cipali,” kata Ridwan Kamil disela pemantauan kesiapan jalur mudik Lebaran 2023, di Jalan tol Cisumdawu, Senin (10/4/2023)

Bersama Bupati Sumedang Donny Ahmad Munir dan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Koswara serta Dirlantas Polda Jawa Barat, Ridwan Kamil secara khusus meninjau kesiapan seksi IV Jalan Tol Cisumdawu yakni Cimalaka-Legok sepanjang 8,20 km.

Baca Juga  Direktur Utama PT KAI Tinjau Posko Angkutan Nataru 2025/2026, Pastikan Pelayanan Terbaik Bagi Pelanggan

Menurutnya, saat ini masih ada perbaikan di Seksi IV Jalan Tol Cisumdawu, sehingga pemudik hanya bisa memakai jalan tol tersebut satu jalur.

Akan tetapi pihak konsorsium PT Citra Jabar Karya Tol (CKJT), sudah berkomitmen bahwa jalan tol akan beroperasional penuh pada Mei 2023.

“Saat ini masih ada perbaikan, kalau fullnya di Bulan Mei. Operasional dua arah, betul-betul dipastikan pada bulan Mei,” katanya.

Jalan to Cisumdawu dari arah Cimalaka akan diberlakukan satu arah mulai pukul 06:00 WIB sampai dengan pukul 15:00 WIB.

Sistem dua arah dimulai sejak dari pintu keluar Cimalaka, namun apabila akan memasuki Tol Cipali hanya berlaku sistem satu arah saja.

Baca Juga  Bandara Husein Bersiap Kembali Layani Penerbangan Jet, InJourney Mulai Tahap Optimalisasi

Ridwan Kamil menuturkan, sesuai arahan Menteri PUPR pada ahir Mei, sistem dua arah sudah dapat berfungsi kembali dan peresmian Tol Cisumdawu akan diadakan pada bulan Juni mendatang.

“Sesuai arahan menteri PUPR bahwa akhir bulan Mei 100% dua arah sudah bisa berfungsi dan mungkin bulan Juni akan diresmikan oleh pak Presiden,” Jelasnya.

Ia menambahkan bahwa faktor geografis menjadi alasan mengapa pembangunan Tol Cisumdawu memakan waktu yang cukup lama.

“13 tahun lebih waktu yang dibutuhkan dalam proses pembangunan jalan tol Cisumdawu, itu semua disebabkan karena faktor geografis yang luar biasa, sehingga kami mengupayakan beberapa eksperimen teknologi untuk mengatasi hal tersebut,” pungkasnya.

Pewarta : Adi
Editor : Sri