250.000 Pelayat Ucapkan Perpisahan Pada Pemakaman Paus Fransiskus

Vatikan, BriliaNews.com – Sekitar 250.000 orang pelayat menghadiri prosesi pemakaman Paus Fransiskus di Lapangan St. Peter, Vatikan, Sabtu (26/4/2025). Jumlah itu masih belum termasuk 150.000 orang yang berbaris di jalur iring-iringan jenazah, yang membentang sepanjang kota Roma, Italia.

Paus Fransiskus disemayamkan di Basilika Mayor St. Mary, Roma, Italia, yang berjarak 6 km dari tempat misa pemakaman, Lapangan St. Peter, Vatikan.

Dari ratusan ribu pelayat tersebut, termasuk di antaranya Presiden dan Puteri dari berbagai negara, termasuk Presiden AS Dolald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Baca Juga  KAI Commuter Komitmen Lakukan Inovasi Keamanan untuk Pengguna Commuter Line

Sementara, tahanan dan imigran juga turut mengadiri pemakaman, menerima jenazah di peristirahatan terakhirnya di Basilika Mayor St. Mary.

“Saya berduka karena kita kehilangan dirinya,” ungkap imigran berusia 35 tahun dari Sudan, Mohammed Abdallah.

Ia mengungkapkan, Paus Fransiskus telah membantu berbagai macam orang.

“Paus Fransiskus telah menolong berbagi macam orang, pengungsi seperti kami, dan juga banyak orang lainnya di berbagai belahan dunia,” tuturnya.

Sementara itu, Kardinal Giovanni Battista Re, yang memimpin misa pemakaman, menggambarkan Paus Fransiskus merupakan Paus pertama dari Amerika Latin sebagai Paus bagi semua orang, seorang Paus yang mampu berbicara kepada “yang lemah di antara kita” dengan gayanya yang informal dan spontan.

Baca Juga  Israel Serang Ibukota Iran, Fasilitas Nuklir dan Militer Jadi Target

Lebih lanjut Re mengatakan, Paus Fransiskus selalu mengungkapkan kepeduliannya atas para migran, yang dibuktikan dengan pelaksanaan misa di perbatasan AS-Meksiko, dan kunjungan ke kampung pengungsi di Lesbos, Yunani, dimana ia juga membawa 12 migran pulang bersamanya.

“Misi utamanya ialah keyakinan bahwa gereja merupakan rumah bagi semua orang, sebuah rumah dengan pintu yang selalu terbuka,” pungkas Re.

Editor : Adi