Website Pahlawan Desa untuk Pemberdayaan Desa di Jawa Barat

Kota Bandung, Brilianews.com – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat membuat website Pahlawan Desa, untuk memfasilitasi Badan Usaha Milik Desa ataupun BUMDes Bersama di wilayah Jabar dalam memperluas akses pasar.

Website Pahlawan Desa (https://pahlawandesa.id/), merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Jabar, University of Twente dari Belanda, serta perusahaan IT Indonesia, PT Kognitif Skema Indonesia.

Website tersebut adalah sebuah aplikasi yang berfungsi sebagai media transaksi bertemunya broker, badan usaha sebagai pengumpul produk dari beberapa penjual (produsen produk) yang terkoneksi dengan platform pihak ketiga seperti marketplace, aplikasi pembiayaan usaha dan sebagainya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah mengemukakan, pihaknya telah
menyosialisasikan website Pahlawan Desa kepada BUMDes termasuk bimbingan teknis.

“Sebagai upaya sosialisasi dan mendukung penggunaan website Pahlawan Desa, telah diberikan bimbingan teknis kepada BUMDes,” kata Ika Mardiah di Kota Bandung, Senin (11/7/2022).

Baca Juga  Per Maret 2024 Sektor Jasa Keuangan di Jabar Tumbuh Positif

Bimbingan teknis dilakukan oleh Pemda Provinsi Jabar melalui Jabar Digital Service (JDS), secara online.

Dalam kegiatan dengan tema “Menuju Implementasi West Java Rural Platform (Website Pahlawan Desa) untuk Optimalisasi Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi BUMDes di Jawa Barat” itu, diikuti 55 BUMDes dari 18 kabupaten di Jabar.

Pengelola BUMDes mendapat pendampingan dalam pembuatan akun dan pengelolaan pesanan di website Pahlawan Desa.

Adapun dari 55 BUMDes tersebut, 52 persen menjalankan sektor usaha dalam bentuk jasa, dan 48 persen menjalankan sektor usahanya dalam bentuk produk.

Ika menuturkan, di website ini, pengguna hanya perlu mengunggah foto produknya sebanyak satu kali. Setelah itu, produk secara otomatis akan tersebar di mitra website Pahlawan Desa, di antaranya Shopee dan Tokopedia.

Baca Juga  Monyet Masuk Permukiman di Kota Bandung, BMKG Sebut Tidak Ada Kaitan Dengan Potensi Bencana

“Saat ini, website Pahlawan Desa juga sedang dalam proses integrasi dengan Lazada dan JD.id,” ujar Ika.

Perwakilan dari University of Twente, Iqbal Yulizar Mukti menjelaskan, bimbingan teknis penggunaan website Pahlawan Desa dimaksudkan untuk mengajak BUMDes membantu memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal.

“Selain itu juga untuk memperluas akses pasar lewat fiturnya yang terintegrasi ke beberapa e-commerce Indonesia. Proses pemasaran produk menjadi lebih efisien,” tutur Iqbal.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jabar Pupun Saefunudin berharap pengelola BUMDes, memanfaatkan website ini untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas demi kesejahteraan masyarakat khususnya di desa.

Menurut Pupun, setelah bimbingan teknis akan diberikan kegiatan berupa kelas pendampingan yang akan dilakukan dalam tiga minggu ke depan dengan beberapa misi, guna meningkatkan produktivitas dan optimalisasi pengelolaan akun pengguna (BUMDes) pada website. (Afr/ Adi)