Layanan KA Bersubsidi, Penumpang KA YIA PSO Tembus 550 Ribu Hingga April 2025

Yogyakarta, BriliaNews.com – PT Railink mencatat jumlah penumpang layanan kereta api bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) rute Stasiun Yogyakarta/Tugu – Stasiun Wates – Stasiun YIA telah mencapai 558.723 penumpang hingga April 2025.

Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi massal yang terjangkau, efisien, dan ramah lingkungan.

Layanan KA bersubsidi merupakan program pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, yang memberikan subsidi agar masyarakat lebih menggunakan transportasi publik dan dapat menikmati perjalanan kereta api dengan harga yang lebih terjangkau.

“Capaian ini mencerminkan kepercayaan dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan KA YIA PSO. Kami terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan, ketepatan waktu, serta kenyamanan penumpang,” ujar Ayep Hanapi Manager Komunikasi Perusahaan PT Railink, Jumat (2/5/2025).

Baca Juga  Sepanjang Tahun 2024, KAI Daop 2 Bandung Sukses Mengoperasikan 50 Ribu Perjalanan Kereta Api dengan Tingkat Ketepatan Waktu 99,82 Persen

Ayep menuturkan rute Stasiun Tugu – Stasiun Wates – Stasiun YIA dilayani dalam 24 perjalanan KA YIA PSO setiap harinya, dengan waktu tempuh sekitar 39 menit.

Selain efisien, KA YIA PSO juga menjadi pilihan ramah lingkungan dibandingkan kendaraan pribadi atau angkutan umum lainnya.

“Untuk tarif KA YIA PSO dengan rute Stasiun Yogyakarta – Stasiun Wates mulai dari Rp10.000 dan Stasiun Yogyakarta – Stasiun YIA dengan tarif Rp20.000,” ujarnya.

Sepanjang 2024, jumlah penumpang KA YIA PSO mencapai 1.786.649 orang. KA YIA PSO berkapasitas angkut 120%, sehingga ada kuota penumpang yang berdiri selama perjalanan.

Baca Juga  Pangdam III/Slw Hadiri Tablig Akbar di Pusdai Jawa Barat

Penumpang tidak bisa memilih tempat duduk dan tidak bisa refund, berbeda dengan penumpang YIA Xpress yang bisa memilih tempat dukuk, bisa refund, 100% penumpang akan mendapatkan tempat duduk dan waktu tempuh lebih singkat karna tidak berhenti di Stasiun Wates.

“PT Railink bersama Kementerian Perhubungan akan terus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan layanan subsidi transportasi ini, agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat langsung, serta membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan polusi udara di wilayah perkotaan,” tutup Ayep.

(Adi)