54 Stasiun Layani Operasional Kereta Api di Wilayah Daop 2 Bandung

Kota Bandung, BriliaNews.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan transportasi massal berbasis rel.

Terdapat 54 stasiun di wilayah Daop 2 Bandung yang aktif melayani operasional kereta api, dengan memiliki klasifikasi kelas tersendiri berdasarkan operasional dan kapasitas pelayanannya.

Dari jumlah tersebut, terdapat klasifikasi stasiun yaitu, stasiun kelas besar (6 stasiun), stasiun kelas 1 (4 stasiun), stasiun kelas 2 (8 stasiun) dan stasiun kelas 3 (36 stasiun).

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menjelaskan, dari total 54 stasiun tersebut, 42 stasiun diantaranya melayani naik/turun penumpang KA Jarak Jauh, KA Lokal, dan KA Feeder serta pelayanan bongkar muat barang. Sementara sisanya berfungsi sebagai stasiun operasional yang melayani persilangan dan penyusulan.

“Dengan keberadaan 54 stasiun aktif di wilayah Daop 2 Bandung, KAI berkomitmen menghadirkan layanan kereta api yang aman, selamat, tepat waktu, nyaman, dan berkesan bagi pelanggan. Optimalisasi layanan disemua stasiun menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang,” jelas Kuswardojo, Jumat (12/9/2025).

Baca Juga  YES DEALS: Promo Akhir Tahun, KAI Hadirkan Diskon Tiket Hingga 30%

Berdasarkan frekuensi pelayanan naik/turun penumpang maupun barang, terdapat 5 stasiun dengan jumlah operasional tertinggi di wilayah Daop 2 Bandung, yakni Stasiun Bandung (terdapat 162 KA berhenti)
yang merupakan stasiun terbesar pertama di Daop 2 Bandung sekaligus sebagai pusat utama pelayanan perjalanan KA Jarak Jauh, KA Lokal, KA Feeder, dan Angkutan Barang.

Kemudian Stasiun Cimahi (total 144 KA berhenti), salah satu stasiun di perkotaan yang strategis di jalur barat Bandung, dengan layanan KA Jarak Jauh, KA Lokal, dan KA Feeder.

Selanjutnya Stasiun Padalarang (total 125 KA berhenti),
merupakan stasiun yang terintegrasi dengan Kereta Cepat Whoosh, melayani KA Jarak Jauh, KA Lokal, dan KA Feeder.

Baca Juga  Libur Nataru 2024/2025, Pengguna Commuter Line Wilayah 2 Bandung Tembus 1,1 Juta Orang

Stasiun Kiaracondong (total 72 KA berhenti),
stasiun terbesar kedua di Daop 2 Bandung, menjadi simpul penting perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal, khususnya relasi ke arah timur (Purwokerto, Kroya, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Tmur).

Dan Stasiun Rancaekek (total 44 KA berhenti).
Saat ini stasiun rancaekek melayani pemberhentian 2 KA Jarak Jauh, sehingga menjadi salah satu yang berpengaruh pada pergerakan penumpang di wilayah Bandung Raya.

Kelima stasiun tersebut mencatat frekuensi pelayanan tertinggi dibandingkan stasiun lainnya yang berperan sebagai simpul utama dalam melayani kebutuhan mobilitas masyarakat maupun distribusi barang di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya.

KAI Daop 2 Bandung mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kereta api sebagai moda transportasi utama yang ramah lingkungan, efisien, serta mendukung konektivitas antarwilayah di Jawa Barat.

(Adi)