KAI Daop 2 Bandung Hadirkan Rangkaian Stainless Steel New Generation pada KA Argo Wilis, Turangga, dan Parahyangan

Kota Bandung, BriliaNews.com – Dalam upaya meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menghadirkan Rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) pada sejumlah perjalanan kereta api.

Pengoperasian rangkaian SSNG ini dilakukan pada empat KA keberangkatan dari Daop 2 Bandung, yaikni KA Argo Wilis relasi Bandung – Surabaya Gubeng, KA Turangga relasi Bandung – Surabaya Gubeng, KA Parahyangan (139) relasi Bandung – Gambir dan KA Parahyangan Fakultatif (141F) relasi Bandung – Gambir

Meskipun menggunakan rangkaian baru, jumlah tempat duduk tetap sama, yakni 50 tempat duduk kelas Eksekutif, serta tidak ada perubahan jadwal keberangkatan, maupun waktu tempuh perjalanan.

Baca Juga  Angkutan Lebaran 2022, KAI Daop 2 Bandung Terjunkan 395 Petugas Keamanan

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan penggunaan rangkaian SSNG, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk menghadirkan layanan prima di seluruh lini.

“KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Dengan hadirnya rangkaian SSNG ini, kami ingin pelanggan merasakan peningkatan kualitas tidak hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga dari pengalaman perjalanan secara keseluruhan,” ujar Kuswardojo.

Rangkaian SSNG ini juga dilengkapi dengan fasilitas lain, seperti desain interior yang lebih mewah,
pintu otomatis antar kereta, port USB charger di setiap kursi untuk kenyamanan penggunaan perangkat elektronik dan fasilitas tambahan di toilet berupa foot washer dan baby desk chair, yang memberikan kemudahan bagi pelanggan, terutama keluarga yang bepergian dengan anak-anak.

Baca Juga  Atasi Banjir, Pemkot Bandung Bangun Kolam Retensi Ciraga Wetland Park di Cibiru

“KAI Daop 2 Bandung berharap, dengan hadirnya rangkaian SSNG ini akan semakin meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan yang aman, nyaman, dan modern,” pungkas Kuswardojo.

(Adi)