Komisi II DPRD Jabar Dorong Penguatan Dan Pemerataan Ekraf

Jakarta, BriliaNews.com – Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong inovasi, digitalisasi dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif, guna meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Lina Ruslinawati mengatakan, di era serba digital saat ini para pelaku usaha harus mampu bersaing dan mengembangkan usahanya dengan cara yang konvensional.

“Media sosial saat ini memiliki efektifitas yang signifikan bagi dunia usaha kecil menengah,” ujar Lina saat bersama Ketua
dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif RI di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Hal senada diungkapkan anggota Komisi II lainnya, Agung Yansusan.

Menurut Agung, perlunya pemerataan program ekonomi kreatif di seluruh wilayah Jawa Barat, agar tidak hanya terpusat pada daerah tertentu.

Baca Juga  Anak Sulung Ridwan Kamil Hilang Terseret Arus Saat Berenang di Sungai Aaree Swiss

Sehingga seluruh potensi daerah dapat berkembang secara optimal dan berkeadilan. Tidak hanya itu, Agung juga menyebut perlunya penguatan kelembagaan ekonomi kreatif di Jawa Barat, serta dorongan revisi Peraturan Daerah (Perda) ekonomi kreatif agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Apalagi perkembangan zaman yang semakin canggih, semuanya bisa serba di digitalisasi. Dan ini merupakan perkembangan adaptif yang sesungguhnya bisa diberdayakan masyarakat Jawa Barat,” katanya.

Agung menambahkan, untuk mengawalinya harus ada inovasi, terobosan yang disesuaikan dengan kearifan lokal agar prosedur pendaftaran hak cipta baik untuk logo UMKM, aplikasi, maupun game dapat dipermudah, sehingga semakin membantu para pelaku ekonomi kreatif dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.

Baca Juga  Ridwan Kamil Tegaskan Bakal Ada Sanksi bagi ASN Jabar yang Cuti saat Libur Nataru

“Peran yang tidak kalah penting yakni adanya komitmen yang kuat dari masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama memprioritaskan ekonomi kreatif ini bisa berkembang dan berkontribusi terhadap pembangunan Jawa Barat,” tutur Agung.

Selain itu, yang tidak kalah penting yakni adanya sinergitas antar OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi perhatian penting agar program dan kebijakan ekraf dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan tepat sasaran.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah pun dinilai krusial dalam merumuskan kebijakan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. Komisi II DPRD Jawa Barat berkomitmen untuk terus mengawal pengembangan sektor ekonomi kreatif agar merata, berdaya saing, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru di seluruh wilayah Jawa Barat,” tutup Agung.

(Adi)