Tinjau Pilkades Serentak Secara Elektronik Digital di Sumedang, Dedi Mulyadi Sebut Lebih Murah, Cepat, dan Meminimalisir Kecurangan

Kab. Sumedang, BriliaNews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak secara elektronik digital di semua desa di Kabupaten Sumedang. Terdapat 92 desa yang menggelar Pilkades secara elektronik digital dengan jumlah TPS sebanyak 423 dan jumlah pemilih mencapai 270.000 orang lebih.

Menurut Dedi Mulyadi, Pilkades elektronik digital ini merupakan upaya agar demokrasi berjalan seiring dengan perkembangan teknologi. Masyarakat desa sudah terbiasa menggunakan media digital.

Sebelum di Kabupaten Sumedang, Pilkades elektronik digital ini sudah dilakukan di beberapa daerah di Jawa Barat, yaitu di Indramayu, Bekasi dan Karawang.

“Pertama di Indramayu, tapi belum semuanya. Kemudian yang di Bekasi belum semuanya, Karawang belum semuanya. Kemarin saya telepon Pak Bupati (Sumedang) kurang lebih dua minggu yang lalu lah. Saya bilang, harus semuanya digital, semua desa dan kita bisa menyelenggarakan,” ujarnya, saat meninjau kegiatan Pilkades Digital di Desa Cibeureum Wetan, TPS 01 Kantor Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Rabu (28/10/2026).

Baca Juga  Aksi Anarko di Bandung Rusak Fasilitas Kota, Lampu Lalu Lintas & Jaringan Fibre Optics Lalu Lintas 75% Hancur

Setelah di Kabupaten Sumedang, Pilkades elektronik digital rencananya akan dilakukan di beberapa daerah, yaitu di Subang, Cianjur, Ciamis digital, dan Karawang.

“Ke depan, seluruh kegiatan proses pemilihan kepala desa di Jawa Barat, semuanya nanti menggunakan perangkat digital,” harap KDM.

Ia menyatakan banyak kelebihan jika Pilkades digunakan secara elektronik digital, salah satunya biaya lebih murah karena tidak ada lagi pencetakan kertas suara. Selain itu, waktu pelaksanaan Pilkades lebih pendek, khususnya dalam penghitungan suara, dan dapat meminimalisir kecurangan.

Baca Juga  Hilal Awal Ramadan 1445 H Masih Rendah, Secara Teori Tidak Terukyat

“Bayangkan kalau misalnya jumlah pemilihnya sangat banyak, itu akan menghitung, apalagi misalnya kalau ada beberapa jenis pemilihan dalam satu hari, satu-satu dihitung. Kalau dengan pola masa ini, maka penghitungan menjadi hilang, sudah otomatis, serta memperpendek jarak,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah mendukung pelaksanaan Pilkades elektronik digital di Sumedang.

“Terima kasih kepada Pak Gubernur atas arahannya untuk pelaksanaan Pilkades elektronik digital secara serentak semua desa di Kabupaten Sumedang,” ucapnya.

Ia memastikan Pilkades elektronik digital yang pertama kali digelar ini berjalan dengan lancar.

(ida/rel)