Kota Bandung, BriliaNews.com – Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan sosialisasi Penjaringan dan Pemilihan Rektor UPI Periode 2025-2030, dengan tema “Bersama Memilih Demi UPI Gemilang. Values for Value, Full Commitment No Conspiracy” di Gedung Auditorium Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB), Jumat (28/2/2025).
Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UPI Komjen. Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna menjelaskan, pada 16 Mei 2025 UPI harus sudah memiliki rektor baru, karena Juni 2025 masa jabatan Rektor UPI Periode 2020-2025 akan berakhir.
Nanan Soekarna menekankan, sesuai dengan tema yang diangkat, salah satu hal yang diharapkan dari Rektor UPI Periode 2025-2030 ialah Values for Value.
“Values adalah nilai-nilai atau aturan, dan value adalah materialistis. Kami menginginkan pemimpin yang mendahulukan nilai-nilai dan aturan sebelum materialistis atau harta benda,” tuturnya.
Tidak hanya itu, rektor yang baru juga menjalani jabatannya dengan full commitment, no conspiracy (penuh komitmen, tanpa konspirasi).
Lebih lanjut ia mengatakan, pemilihan Rektor bukan sekadar proses administratif, melainkan juga sebuah tonggak strategis yang akan menentukan arah dan masa depan UPI.
Karena itu, UPI mencari pemimpin yang memiliki visi strategis dalam menghadapi era transformasi digital dan globalisasi, Integritas tinggi dalam menjaga nilai-nilai akademik serta memiliki etika kepemimpinan dan kemampuan kepemimpinan yang kuat, untuk menginspirasi dan menyatukan seluruh elemen di kampus serta keberanian untuk membuat keputusan yang berpihak pada kemajuan UPI.
“Dalam proses pemilihan ini, kita semua diajak untuk berperan aktif dalam menentukan siapa pemimpin yang akan membimbing UPI menuju visi dan misi yang lebih baik,” tuturnya.
“Ini adalah momen penting bagi kita semua, karena kita tidak sekadar memilih seorang pemimpin, tetapi sedang menentukan arah masa depan UPI sebagai universitas pelopor dan unggul,” imbuhnya.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPI Periode 2025-2030, Drs. Nu’man Abdul Hakim menjelaskan, penjaringan dan pemilihan dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu tahap 1 penjaringan, tahap 2 penjaringan serta tahap 3 pemilihan Rektor.
Tahap 1 Penjaringan dimulai dengan pengambilan serta penyerahan formulir pendaftaran dan kelengkapan persyaratan pendaftaran pada 3-23 Maret 2025.
“Bila tidak ada yang mendaftar pada masa tersebut, akan dilakukan perpanjangan pendaftaran pada 24 Maret – 9 April 2025,” ujarnya.
Kemudian, dilanjutkan dengan Pemeriksaan atau Verifikasi Kelengkapan Persyaratan pada 9-17 April 2025 dan Penetapan Bakal Calon Rektor UPI 2025-2030 yang telah memenuhi persyaratan oleh MWA pada 23 April 2025.
Tahap 2 Penyaringan yakni Assesment oleh Tim Independent (external) dilakukan pada 24-26 April 2025, dilanjutkan Penilaian hasil Assesment pada 27 April – 3 Mei 2025.
Lalu, Sidang Pleno Senat yang terdiri dari Pemaparan Kertas Kerja Balon Rektor dan memberikan masukan kelayakan bakal calon Rektor pada 6-8 Mei 2025, dilanjutkan Penetapan Calon Rektor oleh MWA pada 9 Mei 2025, dan Pengumuman Calon Rektor UPI 2025-2030 pada 9 Mei 2025.
Tahap 3 Pemilihan Rektor dimulai dengan penyajian kertas kerja para Calon Rektor UPI 2025-2030, pada forum terbuka yang digelar 14 Mei 2025.
Kemudian, calon rektor melakukan Penyajian kertas kerja dalam Sidang Pleno MWA UPI, Pemilihan Calon Rektor UPI 2025-2030 dalam Sidang Pleno MWA, dan Penetapan Rektor UPI 2025-2030 terpilih oleh MWA dilakukan pada 15-16 Mei 2025.
Untuk informasi lebih lanjut, persyaratan pendaftaran Bakal Calon Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Periode 2025-2030, dapat dilihat dan diunduh pada laman http://mwa.upi.edu.
Pewarta : Adi
Editor : Afrida






