Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan untuk Mendorong Daya Saing Global Industri Farmasi Nasional

Jakarta, BriliaNews.com – Sebagai bagian dari Bio Farma Group, Kimia Farma, memandang kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan Kementerian Luar Negeri, sebagai langkah penting dalam membuka akses pasar internasional.

Direktur Komersial Kimia Farma, Hanadi Setiarto, mengatakan bahwa sinergi antara Bio Farma Group dan Kementerian Luar Negeri menjadi langkah penting dalam memperluas akses pasar sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi kesehatan global.

“Agenda ini merupakan momentum strategis untuk memperluas akses pasar global, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam diplomasi kesehatan. Kami terus meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi, agar kompetitif di tingkat internasional,” ujar Hanadi di Jakarta baru-baru ini.

Baca Juga  KAI Daop 2 Bandung Catat Kinerja Ketepatan Waktu KA Berangkat Pada Angkutan Lebaran 2026 Capai 99,80% Meningkat dari Angkutan Lebaran 2025

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bio Farma, Jeffri Susanto, menegaskan bahwa peran holding menjadi elemen penting dalam memperkuat integrasi dan daya saing Bio Farma Group.

“Sebagai satu ekosistem, Bio Farma Group memiliki kekuatan sinergi yang saling melengkapi, mulai dari pengembangan, produksi, hingga distribusi. Integrasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing industri farmasi nasional, memperkuat ketahanan kesehatan, dan mendukung langkah Indonesia untuk semakin aktif dalam pasar kesehatan global,” kata Jeffri.

Baca Juga  Bio Farma Komitmen Sehatkan Generasi Bangsa Melalui Imunisasi

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Bio Farma Group untuk terus memperkuat kolaborasi strategis lintas sektor dan lintas negara, meningkatkan daya saing produk, serta mengoptimalkan diplomasi kesehatan sebagai salah satu enabler penting dalam pengembangan pasar ekspor farmasi nasional.

Melalui sinergi yang berkelanjutan antara Bio Farma Group dan pemerintah, diharapkan industri farmasi nasional dapat semakin berperan dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra kesehatan global yang terpercaya dan mendorong pertumbuhan industri kesehatan nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.

(Adi)