13.860 Mahasiswa Baru UPI Ikuti MOKAKU 2026

Kota Bandung, BriliaNews.com – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyambut mahasiswa baru, dengan menggelar kegiatan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) 2026 di Gedung Gymasium UPI kota Bandung, Selasa (18/8/2026).

MOKAKU UPI 2026 diikuti 13.860 mahasiswa baru jenjang D4, S1 sampai S3 dari berbagai daerah di Indonesia, yang tersebar pada sekolah pascasarjana, 9 fakultas dan 5 kampus daerah.

Mahasiswa baru tersebut terdiri atas 108 mahasiswa jenjang D4, 1.564 mahasiswa jenjang profesi, 11.556 mahasiswa jenjang S1, 471 mahasiswa jenjang S2, dan 161 mahasiswa jenjang S3.

Tahun ini Prodi Keperawatan menjadi peminat paling tinggi, dengan jumlah pendaftar 1.165 orang.

Mereka berasal dari 35 provinsi di seluruh Indonesia dan 15 negara asing yaitu Uzbekistan, Pakistan, Malaysia, Cina, Tukmenistan, Jepang, Tajikistan, Amerika, Kirjistan, Nigeria, Afghanistan, Chile, Palestina, Filipina, dan Mesir.

Baca Juga  Kukuhkan 16 Guru Besar Baru, Rektor UPI : Jumlah Guru Besar Sudah Ideal

Rektor UPI Prof. Didi Sukyadi berharap para mahasiswa baru tidak hanya sekedar mengejar gelar, tetapi juga untuk memperoleh pengetahuan, membangun karakter, jejaring, dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari perubahan.

Disamping itu, memiliki cita-cita yang besar, jangan membatasi diri hanya karena merasa belum memiliki kemampuan yang cukup, karena universitas tempat untuk mengembangkan kemampuan tersebut.

“Bermimpilah menjadi insan yg unggul dan menghasilkan karya yang bermanfaat, serta berkontribusi di tingkat nasional bahkan internasional,” tutur Prof. Didi.

Namun Ia mengingatkan, mimpi yang besar harus disertai kerja keras, disiplin, kejujuran, integritas dan ketekunan, karena tidak ada keberhasilan yang diperoleh secara instan.

“Jadikan setiap proses sebagai kesempatan untuk tumbuh, karena tidak semua akan berjalan sesuai harapan. Akan ada tantangan, kesulitan, bahkan kegagalan,” ujarnya.

Baca Juga  Ekonomi Digital Masuk Kurikulum SMK di Jabar

Di era perubahan teknologi yang berkembang secara cepat, termasuk perkembangan AI, Prof. Didi mendorong mahasiswa untuk beradaptasi tanpa kehilangan nilai kemanusiaan dan integritas akademik.

“Gunakan teknologi untuk memperkuat kemampuan berpikir dan berkarya, bukan untuk menggantikan proses belajar,” tegas Prof. Didi.

Rektor juga menghimbau para mahasiswa untuk menghasilkan karya dan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sebab, keberhasilan para mahasiswa tidak hanya diukur dari nilai akademik atau gelar yang diperoleh, tapi juga diukur dari karya dan manfaat yang dihasilkan,” ucapnya.

MOKAKU 2026 diisi dengan orasi ilmiah yang disampaikan Wakil Ketua DPR RI Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, dengan tema “Memperkuat Jati Diri Mahasiswa Melalui Kehidupan Berbangsa, Bernegara dan Kesadaran Bela Negara,”.

Pewarta. : Adi
Editor. : Afrida