7.218 Mahasiswa UPI Diwisuda pada Gelombang IV Tahun 2026, Rektor : Kuasai Kompetensi dan Soft Skill

Kota Bandung, BriliaNews.com – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menggelar Wisuda Gelombang IV tahun 2026 selema 4 hari pada Selasa-Jumat (13-16/10/2026), di Gedung Gymnasium kampus UPI jalan Setiabudhi Kota Bandung.

Pada hari pertama prosesi wisuda diikuti 1.985 wisudawan dari FMIPA, FPOK, FPEB, dan SPS, sedang hari kedua 1.876 wisudawan dari FPIPS, Kampus Cibiru, Kampus Sumedang, dan Kampus Tasikmalaya.

Kemudian di hari ketiga, 1.978 wisudawan dari FPBS, FPTI, Kampus Serang, dan FPSD serta 1.388 wisudawan dari FIP dan Kampus Purwakarta pada hari ke empat.

Total wisudawan pada wisuda gelombang IV sebanyak 7.218 lulusan Program Diploma, Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor dari berbagai fakultas, pasca sarjana dan kampus UPI di daerah termasuk 150 wisudawan internasional dari Tiongkok, Jepang, Korea, Ghana, Malaysia, Tanzania, Togo, dan Uzbekistan.

Baca Juga  UKM Mahacita UPI Luncurkan Jurnal Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Pada wisuda gelombang IV ini tiga wisudawan merupakan lulusan terbaik, yaitu Iwanul Hakim dari S1 Kampus Cibiru Prodi Pendidikan Multimedia dengan IPK Cumlaude 3,98, Nova Diadara dari S2 FPBS Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dengan IPK Cumlaude 4, dan Suparman dari S3 FPMIPA Prodi Pendidikan Matematika dengan IPK Cumlaude 4.

“Atas nama Universitas Pendidikan Indonesia, saya mengucapkan selamat atas keberhasilan saudara yang menjadi kebanggaan kita bersama,” ujar Rektor UPI Prof. Didi Sukyadi, Selasa (13/10/2026).

Lebih lanjut Rektor menegaskan, UPI selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam membekali para mahasiswa dan alumninya sehingga bisa mendapatkan pekerjaan.

Namun demikian, diakuinya kondisi lingkungan yang ada saat ini, baik dari sisi geopolitik maupun dari sisi perubahan lingkungan atau climate change, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bergerak sangat cepat, akan mengubah paradigma kehidupan saat ini dan yang akan datang.

Baca Juga  Tingginya Animo Masyarakat Mendaftarkan Putra/ Putrinya di Hari Pertama Pendaftaran SPMB Tahap 1

“Ada sejumlah pekerjaan yang akan hilang karena adanya teknologi seperti AI, tapi ada juga sejumlah pekerjaan yang berpeluang muncul,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Rektor para mahasiswa dan alumni, selain menguasai kompetensi dalam bidangnya masing-masing, juga harus menguasai soft skill, termasuk leadership, penguasaan emosi, dan berjejaring.

​”Itu yang turut membantu para lulusan mendapatkan pekerjaan di masa depan. Jadi bukan semata-mata mereka menguasai hard skill, hard science, tapi yang penting juga penguasaan soft skill,” pungkasnya.

Pewarta : Adi