Erick Tohir Rombak Dewan Komisaris & Dewan Direksi PT Len Industri (Persero)

Jakarta, BriliaNews.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir melakukan perombakan pada susunan Dewan Direksi dan dewan komisaris PT Len Industri (Persero) selaku induk Holding DEFEND ID, Jumat (21/2/2025).

Perombakan ini berdasarkan atas Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor SK-38/MBU/02/2025, tentang Pemberhentian dan pengangkatan anggota-anggota direksi PT Len Industri (Persero) dan nomor SK-39/MBU/02/2025 tentang anggota dewan komisaris PT Len Industri (Persero).

Surat Keputusan tersebut diserahkan secara daring oleh Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur, Chairiah mewakili Menteri BUMN, dihadiri perwakilan Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia BUMN serta jajaran direksi dan dewan komisaris PT Len Industri (Persero) periode sebelumnya dan yang baru.

Dalam surat keputusan tersebut, Kementerian BUMN memutuskan untuk memberhentikan dan mengangkat jajaran Dewan Komisaris dan Dewan Direksi yang akan memimpin PT Len Industri (Persero) kedepannya.

Adapun susunan dewan komisaris dan dewan direksi PT Len Industri (Persero) yang diangkat per tanggal 21 Februari 2025 yakni

  • Tri Budi Utomo menggantikan Muhammad Herindra sebagai Komisaris Utama;
  • Bobby Rasyidin diangkat sebagai Komisaris;
  • Arkamelvi Karmani menggantikan Dean Arslan – sebagai Komisaris Independen;
  • Joga Dharma Setiawan menggantikan Bobby Rasyidin sebagai Direktur Utama;
  • Irwan Ibrahim menggantikan Wahyu Sofiadi sebagai Direktur Bisnis dan Kerjasama;
  • Yessy Kurnia Dyah W menggantikan Indarto Pamoengkas – sebagai Direktur Keuangan, Manajemen Portofolio, dan SDM; serta
  • Iqbal Fikri menggantikan Tazar Marta Kurniawan sebagai Direktur Operasi

Baca Juga  Dukung Percepatan Herd Immunity, Bio Farma Gelar Vaksinasi Gotong Royong Covid-19 Gratis

Asisten Deputi Industri Manufaktur Kementerian BUMN, Chairiah dalam arahannya meminta pejabat yang baru dilantik, agar fokus pada program-program strategis yang masih berjalan saat ini.

“Optimalisasi penyerapan dana PMN, penyelesaian program prioritas industri pertahanan, dan perbaikan pencatatan dan penguatan performa keuangan perusahaan, menjadi PR untuk kedepannya.

“Kami juga berharap agar dewan komisaris dan dewan direksi yang baru bisa membawa kemajuan pesat bagi industri pertahanan khususnya PT Len Industri (Persero)” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, komisaris independen PT Len Industri (Persero) Helvi Yuni Moraza mengatakan, Len telah mengalami fase yang berat dan saat ini terus melakukan perbaikan.

Baca Juga  Gandeng Uni Emirat Arab, Kemenkes Layani Operasi Katarak Gratis bagi Warga di Wilayah Terpencil

Menurutnya, pengangkatan dan pemberhentian adalah hal yang rutin dan menjadi kegiatan untuk tujuan kebaikan.

“Kami berharap dari dewan komisaris yang ada saat ini dan juga dewan komisaris yang baru diangkat melanjutkan budaya kerjasama yang telah ada, sehingga kita dapat bekerja sesuai dengan aspirasi pemegang saham,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Len Industri (Persero) periode sebelumnya, Bobby Rasyidin menjelaskan, PT Len Industri yang tadinya sulit untuk berkembang, sekarang sudah lebih baik dan sudah banyak melakukan inovasi.

Untuk itu, ia mengapresiasi atas kinerja jajaran direksi periode sebelumnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran direksi periode sebelumnya karena berkat kerjasama semua, kita dapat meningkatkan peringkat PT Len Industri di kancah global,” tuturnya.

Hal ini, tambah Bobby, tentu perlu diperkuat lagi oleh direktur yang baru.

“PT Len Industri (Persero) selaku induk Holding DEFEND ID akan terus berkomitmen dalam mendukung kemandirian industri pertahanan dan bersinergi menjaga kedaulatan negara, bersama anggota-anggota holding DEFEND ID lainnya,” tutupnya

Pewarta : Adi
Sumber   : Len