13 Orang Meninggal Akibat Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa di Garut

Kab. Garut, BriliaNews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa, atas musibah ledakan amunisi yang menyebabkan 13 orang meninggal.

Ledakan itu terjadi saat upaya pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin (12/5/2025).

“Kami atas nama Pemprov Jabar menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya empat anggota TNI dan sembilan warga sipil, dalam musibah kecelakaan pemusnahan amunisi tak terpakai di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut,” ujarnya.

Baca Juga  Safari Ramadhan 1444 H, Wagub Jabar Serap Aspirasi Masyarakat

Dedi Mulyadi mengungkapkan rasa prihatin dan mendoakan semua amal ibadah korban diterima di sisi Allah SWT.

“Semoga amal ibadah diterima Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Jabar memanjatkan doa bagi para korban yang meninggal dengan mengirimkan doa.

Untuk diketahui, pada Senin (12/5/2025) pagi terjadi ledakan amunisi dimana menyebabkan 13 orang meninggal terkena pecahan amunisi.

Baca Juga  DPRD Jabar Umumkan Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Komisi Informasi JabarPeriode 2024-2028

Empat orang meninggal dari anggota TNI adalah Kolonel Antonius Hermawan, Mayor Anda Rohanda, Kopda Eri Dwi Priambodo dan Pratu Aprio Setiawan.

Sementara warga sipil antara lain Iyus Ibing, Erus Setiawan, Iyus (Cimerak), A Toto, Endang, Ipan, Anwar, Agus, dan Dadang.

(Ida)