Jajaki Hubungan Bisnis & Kemitraan, Delegasi Zimbabwe Kunjungi Bio Farma

Wakil Direktur Utama Bio Farma, Soleh Ayubi (kanan) menerima kunjungan Delegasi Zimbabwe, Dr M.G.M Hove, Head of Zimbabwe Delegates (tengah) didampingi Duta Besar RI untuk Zimbabwe, Dewa Made J. Sastrawan (kiri)

Bandung, BriliaNews.com – Delegasi dari negara Zimbabwe yang dipimpin oleh Chef Director Curative, Dr.M.G.M. Hove, mengunjungi Bio Farma untuk menjajagi kerjasama bisnis dan kemitraan.

Rombongan yang yang bertujuan untuk mencari potensi-potensi kerjasama dalam bidang kesehatan, khususnya dalam bidang pembuatan dan distribusi vaksin. terdiri atas Nathpharm Board Chairperson, Ruth R. Kaseke, Acting Ambassador Zimbabwe to Indonesia, Ms. Viola Matongorere dan Counsellor Embassy of Zimbabwe, Hillary Makumbe yang didampingi Duta Besar RI for Zimbabwe, Dewa Made J. Sastrawan, diterima oleh Wakil Direktur Utama Bio Farma, Soleh Ayubi, Direktur Penelitain & Pengambangan Bisnis Bio Farma, Yuliana Indriati beserta tim ekspert Bio Farma, di Bio Farma Jalan Pasteur kota Bandung, Rabu (8/3/2023).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wakil Presiden I Republik Zimbabwe Jenderal (Purn) Constantino Chiwenga ke Bio Farma 20 Mei 2022 lalu.

Baca Juga  PT Len Industri Uji Coba Terbang UAV DID 3.11 di Bandara Nusawiru Pangandaran

Chief Direction Curative Dr.M.G.M. Hove mengatakan kunjungan ini untuk mencari potensi-potensi kerjasama dalam bidang kesehatan, khususnya dalam bidang pembuatan dan distribusi vaksin.

“Kami sangat senang bisa berkunjung Ke Bio Farma dan berharap kedepannya ada kesepakatan untuk bertukar informasi terkait teknologi kesehatan Bio Farma dan Zimbabwe dalam produksi dan pendistribusian Vaksin,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Direktur Utama Bio Farma, Soleh Ayubi menyatakan pihaknya membuka pintu lebar-lebar untuk perusahaan institusi penelitian atau pemerintah, dalam mempererat dan memperkuat kolaborasi baik dari sisi komersial maupun penelitian atau apapun yang Bio Farma eksplorasi lebih lanjut.

Bio Farma Group, kata Soleh Ayubi, memiliki berbagai produk mulai dari vaksin, vitamin, medis, obat-obatan, alatbertujuan untuk mencari potensi-potensi kerjasama dalam bidang kesehatan, khususnya dalam bidang pembuatan dan distribusi vaksin. kesehatan, dan layanan Kesehatan lainnya.

Baca Juga  OJK Sebut per April 2025 Kinerja IJK di Jabar Tetap Tumbuh Positif

Saat ini, Bio Farma telah mengekspor produk vaksinnya ke lebih dari 150 negara. Dalam hal pelayanan kesehatan, Bio Farma telah melayani 42 juta jiwa setiap tahunnya, angka yang tidak sedikit.

“Apa yang telah dilakukan oleh Bio Farma Grup sekarang, adalah mengintegrasikan portofolio bisnis untuk memperkuat kolaborasi secara global,” ujar Soleh Ayubi.

“Bio Farma merupakan perusahaan yang sangat concern dalam strategi kolaborasi,” sambungnya.

Duta Besar RI untuk Zimbabwe, Mr. Dewa Made J. Sastrawan, mendukung kerjasama Bio Farma dengan Zimbabwe.

“Saya mencari perusahaan seperti Bio Farma untuk dapat menjalin kolaborasi dengan Zimbabwe,” ucapnya.

Selain berkunjung ke fasilitas produksi Bio Farma Pasteur kota Bandung, para delegasi Zimbabwe juga berkunjung ke fasilitas manufaktur Kimia Farma di Banjaran kabupaten Bandung.

(Adi)