Pembangunan Eiger Camp Bukan di Kaki Gunung Tangkuban Parahu, Perizinannya Lengkap, dan Koefisien Dasar Bangunan Hanya 2%

Foto : Istimewa

Bandung, BriliaNews.com – Foto pembukaan lahan di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), beredar di media sosial.

Foto tersebut diunggah oleh akun Instagram Ketua Asosiasi Profesi Pemandu Geowisata Indonesia (PGWI) Deni Sugandi.

Dalam foto drone itu memperlihatkan kegiatan proyek pembukaan lahan, berupa penggalian serta pengurugan (cut and fill), untuk pembuatan jalan serta bangunan-bangunan.

Beredarnya foto ini mendapat tanggapan dari Ketua Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH), Thio Setiowekti.

Menurut Thio, kawasan yang digunakan tidak masuk dalam kawasan lereng Tangkuban Perahu, karena berada di bawah ketinggian 1.000 Mdpl.

Ia mengatakan berdasarkan data yang diperolehnya, kawasan yang digunakan merupakan kawasan PTPN VIII Kebun Sukawana. Sehingga perijinan lokasi tersebut terakomodir di dalam perjanjian kerjasama dengan PTPN VIII.

Baca Juga  Jaring Aspirasi Masyarakat, DPRD Jabar Gelar Reses II Tahun Sidang 2021-2022

“Saya lihat perizinan Eiger Camp sebagai instansi yang membangun kawasan tersebut, sudah lengkap dan terpasang pada Bender besar di Pos Sukawana,” ujar Thio, Jumat (28/3/2025).

Sementara itu, Penyusun Dokumen Amdal Eiger Camp dari PT Mitra Reka Buana, Jemy Septendi mengatakan, pembangunan Eiger Camp sudah melalui prosedur yang tepat. Sudah sesuai dengan SOP yang ditentukan pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Bahkan Koefisien Dasar Bangunan juga hanya 2% dari seluruh total izin lahan yang dititipkan ke Eiger,” ungkap Jemy.

Baca Juga  Pembangunan Fly Over Ciroyom Ditargetkan Tuntas Juli 2023

Selain itu, kata Jemy dokumen perizinannya pun sudah komplit, mulai dari izin bangunan dari Pemkab KBB, AMDAL dari Dinas Lingkungan Hidup KBB, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu KBB dari Dinas Pekerjaan dan Tata Ruang KBB, dll.

“Semua perizinan dari pemerintah setempat sudah komplit dan tidak melanggar aturan sedikit pun,” tegas Jemy.

Hal senada disampaikan Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBKPH) Lembang Perhutani KPH Bandung Utara, Cucu Supriatna.

Ia mengaku sudah mengecek ke lokasi, pasca beredarnya foto tersebut di media sosial.

“Dari hasil pengecekan, proyek Eiger Camp tersebut berada di luar kawasan hutan yang dikelola Perhutani,” ujarnya.

(Ida)