PAD Kota Bandung 2025 Lampaui Rp3 Triliun

Kota Bandung, BriliaNews.com – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung pada tahun 2025 mencatatkan pencapaian positif.

Hingga akhir tahun, PAD Kota Bandung berhasil menembus angka lebih dari Rp3 triliun, meningkat signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana, menyampaikan bahwa capaian tersebut ditopang oleh sejumlah sumber pajak utama, di antaranya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

“Di tahun 2025, realisasi PAD kita mencapai tiga triliun lima puluh miliar. Kontributor terbesarnya berasal dari PBB, BPHTB, dan pajak kendaraan bermotor. Selain itu, pajak restoran dan hotel juga memberikan kontribusi yang cukup besar,” ujar Gun Gun, Kamis (8/1/2026)..

Ia menjelaskan, peningkatan PAD 2025 juga tidak terlepas dari membaiknya aktivitas ekonomi di Kota Bandung.

Baca Juga  PON Papua XX/ 2021, Emas Terakhir Untuk Jabar dari Cabor Renang

Berbagai kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Bandung berdampak positif terhadap sektor jasa, khususnya restoran, hotel, dan hiburan.

Seperti diketahui, sepanjang 2025 sejumlah acara besar digelar di Kota Bandung. Seperti Pocari Sweat Run, Asia Africa Festival, rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Bandung ke-215, hingga perayaan Nataru.

Bahkan pada masa libur Nataru, okupansi sejumlah hotel di kawasan pusat kota Bandung dilaporkan mencapai 100 persen. Di titik penyangga lainnya, angka okupansi tercatat tak kurang dari 60 persen.

Tren sosial media yang menyebut “satu Indonesia liburan ke Bandung” memberi dampak positif terhadap sektor hotel, restoran, dan parkir.

“Pemkot Bandung berfokus pada acara-acara besar di Kota Bandung, yang memberi dampak signifikan terhadap daya tarik wisatawan. Pak Wali Kota juga berfokus pada hal tersebut,” terang Gun Gun.

Baca Juga  Jelang Waisak, Pemkot Bandung Pastikan Kegiatan Ibadah Kondusif

Secara rinci Gun Gun menjelaskan realisaai pajak restoran pada 2025 tercatat mencapai Rp434 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka Rp398 miliar. Sementara itu, pajak hiburan juga mengalami kenaikan dari Rp67 miliar pada 2024 menjadi Rp78 miliar di 2025.

Selain sektor jasa, masuknya PKB dan BBNKB sebagai pelimpahan dari pemerintah provinsi turut memperkuat struktur PAD Kota Bandung pada 2025.

PKB menyumbang realisasi sekitar Rp578 miliar, sedangkan BBNKB mencapai sekitar Rp199 miliar.

Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kota Bandung optimistis dapat menjaga tren kenaikan PAD pada tahun 2026. Target PAD 2026 pun ditetapkan sebesar Rp3,6 triliun.

“Target PAD tahun 2026 sebesar Rp3,6 triliun. Kami tetap mengandalkan PBB dan BPHTB yang masing-masing ditargetkan Rp700 miliar, serta PKB dan BBNKB secara gabungan sekitar Rp800 miliar,” jelasnya.

(Adi)