Pemprov Jabar Revitalisasi Halaman Gedung Sate dan Gasibu jadi Satu, Kendaraan Tidak Lagi Dapat Melintas Depan Gedung Sate

Kota Bandung, BriliaNews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, salah satu tujuan penataan halaman Gedung Sate yaitu agar aktivitas masyarakat bisa berlangsung lebih leluasa dan lancar. Penataan tersebut juga akan memperlancar lalu lintas depan Gedung Sate atau Jalan Diponegoro.

Dedi mengatakan, selama ini, aktivitas seperti demonstrasi di depan Gedung Sate, kerap mengganggu lalu lintas. Jalan Diponegoro harus ditutup saat terjadi demonstrasi, sehingga mengakibatkan kemacetan.

Kondisi seperti itu tidak akan terjadi setelah penataan halaman Gedung Sate. Masyarakat tetap bisa menyuarakan aspirasinya di depan gedung pemerintahan Jawa Barat tersebut tanpa hambatan kendaraan.

Baca Juga  Presiden Joko Widodo Penerima Pertama Vaksin IndoVac

Di sisi lain, lalu lintas pun tidak akan terganggu oleh aktivitas masyarakat di depan Gedung Sate, karena akan dialihkan memutar ke depan Hotel Pullman. Kendaraan tidak dapat lagi melintas di depan Gedung Sate.

“Nanti ke depan Jalan Diponegoro tetap terbuka, tidak akan terhanggu oleh kegiatan di depan Gedung Sate,” ujar Dedi Mulyadi, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga  Waspada, Kasus DBD di Kota Bandung Berpotensi Meningkat

Ia memastikan, penataan halaman Gedung Sate tidak akan mengubah elemen penting yang sudah ada, termasuk batu prasasti Kementerian Pekerjaan Umum di area tersebut.

Penataan halaman Gedung Sate juga akan menambah estetika area tersebut. Tinggi halaman Gedung Sate akan dibuat sama dengan halaman Gasibu sehingga terlihat lebih menyatu.

“Halamannya nanti terbuka lebih luas dan lebar,” kata KDM.

(Ida)