Kimia Farma Diagnostika Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Percepatan Eliminasi Tuberkulosis di Indonesia

Jakarta, BriliaNews.com – PT Kimia Farma Diagnostika (KFD), entitas usaha PT Kimia Farma (Persero) Tbk yang merupakan bagian dari Bio Farma Group, memperkuat komitmennya dalam mendukung program kesehatan nasional melalui kolaborasi strategis bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Kolaborasi ini diwujudkan melalui simulasi tracing tuberkulosis (TB) menggunakan teknologi X-ray portable kepada 300 masyarakat, sebagai program dari Pengabdian Kepada Masyarakat FKUI yang dilaksanakan di Kampung TB Cilincing, Jakarta Utara.

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin P. Octavianus mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan beban kasus tuberkulosis tertinggi di dunia, dengan estimasi ratusan ribu kasus baru setiap tahunnya.

Baca Juga  Bio Farma Dukung Peran Strategis Badan POM RI sebagai WHO Listed Authority untuk Perkuat Daya Saing Vaksin Indonesia

“TB masih menjadi tantangan besar kesehatan masyarakat, baik secara global maupun nasional, sehingga diperlukan upaya luar biasa dan kerja bersama lintas sektor untuk mengatasinya,” kata Benjamin pada Pertemuan Koordinasi dan Penguatan Implementasi Program Tuberkulosis di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Sebagai bagian dari ekosistem kesehatan nasional yang memiliki jaringan layanan klinik dan laboratorium yang tersebar luas di seluruh Indonesia, KFD terpanggil untuk turut serta dalam upaya kolaboratif tersebut.

Pada kegiatan ini, KFD berperan aktif dalam proses tracing TB melalui penggunaan X-ray portable yang telah dilengkapi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI), sehingga memungkinkan proses skrining yang lebih cepat, akurat, dan efisien.

Baca Juga  Bio Farma Dukung Program Eco-Forestry di Desa Tegalmanggung Sumedang

“Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat sistem deteksi dini serta mendukung percepatan penanggulangan TB di Indonesia,” tutur Benjamin.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika, Arie Genipa Suhendi mengatakan, kolaborasi bersama FKUI menjadi langkah strategis bagi Kimia Farma Diagnostika, untuk menghadirkan layanan diagnostik yang lebih presisi, mudah diakses, dan berdampak langsung pada upaya deteksi dini serta penanganan TB secara komprehensif.

“Melalui jaringan layanan Laboratorium Kimia Farma yang tersebar luas, KFD berkomitmen untuk terus mendukung agenda kesehatan nasional melalui inovasi layanan, penguatan jejaring, dan kemitraan yang berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat luas, serta menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan Indonesia yang sehat,” ucapnya.

(Adi)