Bio Farma Dukung Pemerintah Hibahkan 10 Juta Dosis Vaksin Polio untuk Afghanistan

Jakarta, BriliaNews.com – Bio Farma, sebagai induk Holding BUMN Farmasi mendukung langkah Pemerintah untuk menjaga ketahanan kesehatan dunia, dengan menyediakan 10 juta dosis vaksin bOPV (bivalent oral polio vaccine) untuk program hibah vaksin dari LDKPI (Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional) Kementerian Keuangan RI kepada masyarakat Afghanistan.

Pelepasan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, serta dihadiri Direktur Medis, dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pekan lalu.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan, Indonesia selalu siap berkontribusi dalam menangani masalah kemanusiaan di dunia.

“Hibah Vaksin Polio produksi Bio Farma ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia kepada rakyat Afghanistan. Insyaallah, manfaatnya akan banyak dan dapat dirasakan langsung oleh rakyat Afghanistan yang memerlukan,” ujarnya.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Bandung Minta PTS Jadi Lokomotif Perubahan

Hal senada disampaikan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati.

Menurutnya, hibah vaksin polio merupakan bentuk dukungan Indonesia sebagai negara sahabat kepada Afghanistan.

Sebagai negara Merdeka, dikatakannya Indonesia memiliki kewajiban untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia.

“Meskipun masih dihadapkan pada tantangan dari aspek pembangunan di dalam negeri, namun tidak menjadi halangan bagi Indonesia untuk tetap berkontribusi di kancah global,” tandasnya.

Ia berharap,
kedepannya Indonesia bisa terus memberikan kontribusi dalam membangun dunia yang lebih baik.

“Semoga Indonesia mampu meneruskan upaya dalam membangun dunia yang lebih aman, damai, dan sejahtera,” ujar Sri Mulyani.

Sementara itu Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki menuturkan, penyediaan vaksin bOPV kepada Masyarakat Afghanistan merupakan bentuk komitmen Bio Farma untuk mendukung kesehatan global.

Ia menambahkan penyediaan vaksin bOPV kepada masyarakat Afghanistan ini, sebagai salah satu bentuk komitmen Bio Farma dalam meningkatkan akses vaksinasi di dunia.

Baca Juga  ARCEO’s Conference ke-44, KAI Commuter Terima Kunjungan Delegasi Kereta Api Tanah Melayu Berhad Malaysia (KTMB)

“Kami merasa terhormat dapat membantu Pemerintah Indonesia dalam menjalankan program Diplomasi Kesehatan, utamanya dalam membantu negara sahabat yang sedang membutuhkan,” tutur Sri Harsi.

“Kami harap vaksin produksi kami dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Afghanistan dan mengharumkan nama bangsa melalui penyaluran produk kami,” tambah Sri Harsi.

Untuk diketahui, Vaksin bOPV merupakan jenis vaksin yang paling umum digunakan dalam perjuangan memberantas polio.

Ada berbagai jenis OPV yang melindungi terhadap satu, kombinasi dua, atau ketiga serotipe polio yang berbeda – tipe 1, 2, dan/atau 3. Vaksin bOPV diberikan secara oral atau dari mulut. Vaksin bOPV Bio Farma memberi perlindungan terhadap Polio 1 dan 3.

Produk bOPV Bio Farma telah mendapat Sertifikat Prakualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO sejak 2010.

Pewarta : Adi
Editor      : Afrida