Kota Bandung, BriliaNews.com – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengukuhkan 16 orang dosen menjadi Guru Besar, setelah memaparkan hasil riset dalam bidangnya masing-masing dihadapan
para undangan.
Upacara pengukuhan dibagi dalam dua sesi pada Selasa dan Rabu (12-13/11/2024), di gedung Achmad Sanusi UPI Jalan Setiabudhi Kota Bandung.
Rektor UPI Prof. Dr. H. M. Solehuddin mengungkapkan, dengan pengukuhan ini menambah capaian guru besar UPI hingga sekitar 13 persen dari jumlah total dosen UPI.
Jumlah ini, dikatakannya sudah sesuai dengan target yang ditetapkan UPI.
“Saya kira ini sudah sesuai dengan target, karena target kita itu di angka 12-15 persen. Jadi posisi sekitar 13 persen ini termasuk ideal,” kata Solehuddin kepada wartawan, usai Pengukuhan Guru Besar UPI Tahun 2024, Selasa (12/11/2024).
Solehuddin mengungkapkan, untuk mencapai target tersebut, UPI terus berupaya memfasilitasi para dosen menjadi guru besar melalui berbagai kebijakan dan program.
“Jadi bukan hanya mendorong secara administratif, tapi juga secara akademik. Kita mencoba menyiapkan strategi-strategi yang memungkinkan mereka, bisa membuktikan dirinya di bidang akademik secara maksimal,” tuturnya.
Kepada guru besar yang baru, Solehuddin berpesan agar terus melanjutkan karyanya. Ia juga mendorong para guru besar melakukan hilirisasi riset, sehingga riset mereka bisa berdampak kepada masyarakat.
“Kami juga sedang menuju ke Hilirisasi research. Ini sesuatu yang cukup terjal juga. Tapi alhamdulillah sekarang sudah mulai ada upaya-upaya ke sana, bahkan beberapa minggu yang lalu UPI melaunching techno park di daerah Sariwangi,” ujar Solehuddin.
Tidak hanya itu, Solehuddin juga meminta kepada para guru besar, untuk membina para dosen muda dan mahasiswa.
“Karena ini sudah posisi terakhir, maka yang kami minta tentu saja para guru besar ini bukan hanya membina diri sendiri, tapi kita juga berharap mereka bisa membina dosen-dosen muda dan para mahasiswa, sehingga apa yang dimiliki beliau-beliau ini tidak hanya bermanfaat bagi diri mereka sendiri tapi juga bisa bermanfaat bagi khalayak luas,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Guru Besar UPI Prof. Dr. H. Didi Suryadi, M. Ed. mengapresiasi prestasi yang dicapai para guru besar ini.
“Atas nama Dewan Guru Besar UPI, kami menyampaikan ucapan selamat,” ungkap Prof. Didi.
Menurutnya, untuk mencapai jabatan guru besar itu bukan hal yang mudah.
“Tidak mudah bagi seseorang untuk menjadi seorang guru besar. Dari perjalanan yang ditunjukkan tadi, para guru besar menunjukkan bagaimana sebenarnya mereka bisa menghasilkan pengetahuan-pengetahuan baru melalui suatu proses yang tidak sederhana,” tuturnya.
Prof. Didi berpesan, setelah menghasilkan pengetahuan, selayaknya para guru besar ini bisa menggunakan pengetahuan itu di dalam kehidupan, sehingga apa yang dihasilkan bisa memberikan dampak perubahan di masyarakat.
“Sehingga masyarakat bisa berubah menjadi lebih damai dan sejahtera. Sebenarnya itulah tujuan epistemik dari sebuah proses yang dilakukan oleh para guru besar atau para ilmuan pada umumnya,” jelasnya.
“Semoga para guru besar baru ini bisa tetap konsisten di dalam menghasilkan pengetahuan-pengetahuan baru, dan mereka bisa terus berkontribusi dalam menghasilkan pengetahuan untuk bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya di masyarakat,” sambung Prof. Didi.
Sebagai informasi, delapan guru besar yang dikukuhkan pada hari pertama yakni Prof. Dr. Yadi Ruyadi, M.Si., Prof. Dr. Ridwan Effendi, M.Ed., Prof. Dr. Ahmad Yani, M.Si., Prof. Dr. Edi Suresman, M.Ag., Prof. Dr. Siti Nurbayani Kusumaningsih, M.Si., Prof. Dr. Yudi Hendrayana, M.Kes., Prof. Dr. Yunyun Yudiana, M.Pd., dan Prof. Dr. Hamnidie Ronald Daniel Ray, M.Pd., Ph.D.
Sedangkan delapan guru besar yang dikukuhkan di hari kedua adalah, Prof. Dr. Sufyani Prabawanto, M.Ed., Prof. Dr. Diana Rochintaniawati, M.Ed., Prof. Dr. Riandi, M.Si, Prof. Dr. rer. nat. Ahmad Mudzakir, M.Si., Prof. Dr. Widi Purwaningsih, M.Si., Prof. Dr. Al Jupri, S.Pd., M.Sc., Ph. D., Prof. Dr. Heri Yusuf Muslihin, S.Pd., M.Pd., dan Prof. Dr. Karlimah, M.Pd.
Pewarta : Adi
Editor : Afrida






