KAI Daop 2 Bandung Sosialisasikan Anti Pelecehan Seksual di Lingkungan Kereta Api

Kota Bandung, BriliaNews.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, melakukan Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual, dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

Executive Vice President KAI Daop 2 Bandung Dicky Eka Priandana menegaskan, tindakan pelecehan seksual merupakan pelanggaran serius yang dapat dikenai sanksi hukum pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami ingin memastikan seluruh pelanggan merasa aman saat menggunakan layanan kereta api. Jangan ragu untuk melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual. Seluruh petugas kami selalu siaga untuk menerima laporan dan mengambil tindakan tegas sesuai prosedur,” jelas Dicky, Selasa (25/2/2025).

Ia menegaskan KAI juga akan memberikan sanksi tegas dengan memblacklist pelaku pelecehan dan tidak lagi diperkenankan menggunakan kereta api.

Baca Juga  Jabar Jadi Pilot Project Program PPKS

Sanksi ini kata Dicky berlaku untuk semua moda layanan yang dikelola oleh KAI, agar memberikan efek jera bagi pelaku pelecehan seksual serta menjaga rasa aman bagi seluruh penumpang.

Untuk itu, KAI memperkuat sistem pengawasan dengan meningkatkan jumlah personel keamanan di stasiun dan di dalam kereta, dengan memasang kamera pengawas (CCTV) di berbagai area strategis selama 24 jam baik di dalam kereta maupun di stasiun.

Kemudian menyediakan petugas yang telah dilatih secara khusus dan bersiaga 24 jam, untuk menangani kasus pelecehan seksual secara profesional dan empati

“Kami juga menyediakan berbagai kanal pelaporan, mulai dari pencantuman nomor petugas di dinding kereta, layanan pelanggan di stasiun hingga call center resmi KAI 121,” ujarnya.

Baca Juga  Nataru Bersama KAI, Stasiun dan Kereta Dibalut Nuansa Khas Natal

Ia menghimbau seluruh penumpang untuk berani melapor, jika mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual.

“Identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya, untuk memberikan rasa aman bagi korban maupun saksi yang melapor,” ucap Dicky.

Pelanggan juga diharapkan dapat menciptakan suasana perjalanan yang nyaman, dengan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan tindakan yang mencurigakan atau tidak pantas.

“Dengan komitmen terhadap keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan yang baik, KAI Daop 2 terus memberikan layanan transportasi yang aman dan terpercaya bagi masyarakat,” pungkas Dicky.

(Adi)