KAI Daop 2 Siagakan Petugas Medis Bagi Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran

Bandung, BriliaNews.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Salah satunya menyiagakan petugas kesehatan di berbagai stasiun, selama masa Angkutan Lebaran 2025.

Langkah ini untuk memastikan kesehatan para pemudik, yang menggunakan layanan kereta api sebagai moda transportasi pilihan mereka.

“Petugas kesehatan ini akan memberikan pertolongan pertama kepada penumpang yang membutuhkan, terutama pada arus mudik dan balik selama masa Angkutan Lebaran 2025,” kata Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo, Selasa (1/4/2025).

Ia menuturkan KAI Daop 2 Bandung menyiagakan posko kesehatan di 12 lokasi, yaitu di Stasiun Cianjur, Purwakarta, Padalarang, Cimahi, Bandung, Kiaracondong, Rancaekek, Cicalengka, Cibatu, Garut, Tasikmalaya, dan Banjar.

Petugas kesehatan yang diterjunkan sebanyak 8 Dokter Umum, 2 Dokter Gigi, dan 29 Paramedis, yang didukung dengan sarana penunjang 2 unit Ambulance, kursi roda, tandu, dan 2 unit alat AED (Automated External Defibrillator). AED ini merupakan sebuah alat medis yang digunakan untuk memberikan kejutan listrik ke jantung seseorang, yang mengalami henti jantung.

Baca Juga  Pangdam III/Slw Hadiri Peresmian Gedung GBI Bethel Summarecon Bandung

Di Stasiun Kiaracondong juga disediakan Posko Kesehatan KAI bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung, selama Posko Angkutan Lebaran 2025 bagi para pelanggan yang membutuhkan. KAI Daop 2 Bandung juga berkolaborasi dengan Rumah Sakit, Jasa Raharja, Jasa Raharja Putra, Dinas Kesehatan, dan PMI di wilayah sekitar stasiun guna memberikan penanganan medis lebih lanjut bagi yang membutuhkan.

Selain penyediaan Posko Kesehatan untuk pelanggan, KAI Daop 2 Bandung juga memastikan seluruh petugas yang akan berdinas dalam kondisi sehat dan layak bertugas.

Seluruh petugas terutama crew yang bertugas di dalam kereta api, yakni Masinis, Asisten Masinis, Kondektur, Polsuska, Teknisi Kereta Api, Pramugara, Pramugari, dan Petugas Kebersihan, terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis sebelum melaksanakan dinas.

Baca Juga  Lahir di Bandung Zoo, Seekor Anak Tapir Diberi Nama Gantari

Sebagai upaya pencegahan, KAI juga mengimbau para pemudik untuk menjaga kondisi fisik mereka sebelum melakukan perjalanan dengan kereta api.

“Kami sarankan para penumpang untuk cukup beristirahat sebelum berangkat, membawa obat-obatan pribadi jika memiliki riwayat penyakit tertentu, serta tetap menjaga hidrasi selama perjalanan,” tambah Kuswardojo.

Kuswardoyo berharap dengan kesiapan tim medis ini pemudik dapat menikmati perjalanan dengan lebih tenang dan merasa lebih terlindungi selama menggunakan layanan kereta api.

Informasi terkait perjalanan kereta api dapat diakses melalui layanan Contact Center KAI 121 melalui telepon 121/(021) 121, WhatsApp 0811-1211-1121, email [email protected], atau media sosial resmi KAI.

(Adi)