Kab. Bandung, BriliaNews.com – Keragaman seni budaya dan adat istiadat masyarakat Jawa Barat, merupakan aset yang sudah selayaknya dipertahankan dan dilestarikan. Tidak terkecuali keberadaan masyarakat adat, yang selama ini masih termarjinalkan.
Untuk itu, Pemda provinsi Jawa Barat (Jabar) terus berupaya memberikan perlindungan serta pengakuan terhadap eksistensi masyarakat adat.
Salah satunya melalui kegiatan Forum Silaturahim Masyarakat Adat Jawa Barat, yang diselenggarakan di Soreang Kabupaten Bandung.
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berharap, melalui kegiatan ini terjalin komunikasi antara rakyat dengan pemimpin dan sebaliknya pemimpin dengan rakyatnya.
“Harapan Pak Gubernur dengan forum silaturahim ini akan terbangun silaturahim dan komunikas, yang berujung pada hubungan emosional antara rakyat dengan pemimpin dan sebaliknya pemimpin dengan rakyatnya,” tegas Uu Ruzhanul saat membuka kegiatan tersebut.
Kang Uu pun mendorong Forum silaturahim ini tidak berakhir sampai acara ini selesai, namun bisa terjalin terus melalui Forum Masyarakat Adat Jawa Barat.
Forum Silaturahim Masyarakat Adat Jawa Barat yang baru pertama kali diadakan ini, diikuti 100 tokoh adat dan perwakilan kepala desa dari 90 masyarakat adat yang ada di seluruh wilayah Jabar.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari, (14-15 Maret 2023), dimeriahkan dengan pameran berbagai kerajinan juga produk olahan makanan yang dibuat oleh masyarakat adat.
Editor : Ida






